Raf House
Sebagian orang memilih membeli rumah yang sudah jadi, sebagian lain memilih membangunnya dari nol. Raf House lahir dari pilihan kedua, sebuah rumah modern tropis dua lantai di Tangerang yang disusun sesuai kebutuhan penghuninya sejak awal.
Namanya berangkat dari kata rafraf dalam bahasa Arab yang berarti mengepakkan sayap. Maknanya sejalan dengan harapan penghuninya untuk terus tumbuh dan bersiap lepas landas menuju kehidupan yang lebih baik.
Rumah ini dibangun oleh sepasang suami istri yang keduanya bekerja di dunia penerbangan. Pekerjaan menempatkan mereka jauh dari kampung halaman, sehingga rumah ini sejak awal dimaksudkan sebagai tempat pulang.
Lokasinya dipilih dekat dengan keluarga besar di Tangerang, Banten. Kedekatan itu penting karena rumah tidak selalu terisi sepanjang tahun.
Lahannya seluas 163 m², ukuran yang menuntut perencanaan cermat agar semua kebutuhan tertampung. Dari situ bangunan disusun dua lantai dengan luas total 217 m².
Fasad Modern Tropis yang Tenang dan Terjaga

Atap limas melebar dengan tritisan panjang menaungi lantai atas dari hujan dan matahari sore.
Dari jalan, rumah ini tampil bersih dengan komposisi bidang yang proporsional. Garisnya tegas, tetapi bukaannya diatur seimbang sehingga tampilannya tidak terasa berlebihan.
Atap limas melebar menaungi lantai atas dengan tritisan yang cukup panjang. Bentuk ini menahan hujan miring dan matahari sore, ciri yang memang melekat pada rumah modern tropis.
Panel bernuansa kayu bertone terang mengisi bidang terbesar di lantai dua. Warnanya lembut dan mudah menyatu dengan rumah-rumah di sekitarnya tanpa kehilangan karakter sendiri.

Kisi vertikal tipis di sisi bangunan menyaring cahaya sore sekaligus memberi tekstur.
Pagar solid setinggi dada mengelilingi bagian depan. Keberadaannya menjaga privasi ketika keluarga berkumpul di teras, tanpa membuat rumah terlihat menutup diri dari lingkungan.
Kisi-kisi bermotif anyaman pada pagar memberi tekstur sekaligus meloloskan angin. Di baliknya, deretan tanaman rendah menyegarkan tampilan muka bangunan.
Sisi samping bangunan diberi kisi vertikal tipis yang menyaring cahaya sore. Detail semacam ini yang membuat karakter desain rumah modern tropis terbaca tanpa perlu ornamen tambahan.
Carport terbuka dengan kanopi tipis melengkapi bagian depan. Penempatannya menyisakan ruang untuk taman kecil yang menjadi penyangga antara jalan dan teras.
Interior yang Terang dengan Sirkulasi Lancar

Palet cokelat, putih, dan aksen kayu membuat suasana terasa lunak sejak langkah pertama.
Ruang keluarga memakai palet cokelat, putih, dan aksen kayu yang berpadu tenang. Sofa bertone krem dan kabinet kayu bertekstur membuat suasananya terasa lunak sejak langkah pertama.
Dinding televisi dilapisi marmer bermotif tegas dengan bingkai gelap. Rak bercahaya tersembunyi di sisinya menambah kedalaman tanpa membuat ruang terasa penuh.
Bukaan kaca lebar bertirai tipis menjadi sumber cahaya utama. Selain menerangi, bukaan itu membuat ruang yang tidak seberapa luas terbaca lebih lapang.

Meja marmer merangkap meja bar, berdampingan dengan tangga kayu dan taman kering di bawahnya.
Dapur ditata terbuka dengan meja marmer yang merangkap meja bar. Tiga kursi tinggi di sisinya menjadikan area memasak sekaligus tempat berbincang sambil menyiapkan makanan.
Tangga kayu dengan pencahayaan tersembunyi di tiap anak tangganya berdiri di samping dapur. Di bawahnya ada taman kering berbatu putih yang membawa unsur alam masuk ke tengah rumah.
Taman itu bekerja sebagai lubang cahaya sekaligus jalur udara. Bersama bukaan di sisi berlawanan, keberadaannya menjaga udara terus bergerak sehingga ruang tidak terasa pengap.

Dinding bertekstur kasar di sisi jendela menangkap cahaya pagi dan memunculkan bayangan.
Prinsip modern tropis paling terasa justru pada hal yang tidak terlihat seperti ini. Rumah tetap sejuk tanpa harus menyalakan pendingin ruangan sepanjang hari.
Kamar tidur utama memakai panel kayu bertone gelap sebagai latar. Dinding bertekstur kasar di sisi jendela menangkap cahaya pagi dan memunculkan bayangan yang berubah sepanjang hari.
Kamar mandinya ditata lapang dengan area kering dan basah yang terpisah. Bathtub di sudut ruang berdampingan dengan jendela tinggi yang memasukkan cahaya alami.
Raf House: Rumah yang Selalu Dirindukan

Area kering dan basah dipisah tegas, dengan bathtub di sudut yang menerima cahaya alami.
Fasilitas rumah ini disusun sesuai kebutuhan sehari-hari penghuninya. Kolam ikan, taman dalam, dan musala menempati titik yang mudah dijangkau dari ruang bersama.
Musala menjadi bagian yang cukup menentukan dalam susunan ruangnya. Letaknya dipilih agar suasana tetap tenang dan terpisah dari lalu lalang aktivitas rumah tangga.
Tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi tersebar di dua lantai. Balkon di lantai atas menambah ruang jeda yang menghadap ke arah jalan.
Menempatkan taman dalam pada lahan terbatas kini menjadi jalan keluar yang lazim di kota. Beragam penerapannya bisa ditelusuri lewat arsip karya arsitektur dari berbagai belahan dunia yang kerap mengulas hunian berlahan sempit.
Pilihan modern tropis di rumah ini menjawab dua hal sekaligus. Ia membuat rumah nyaman ditinggali di iklim panas, sekaligus memberinya tampilan yang tidak cepat terasa usang.
Rumah yang dibangun sendiri dari nol punya kelebihan yang sulit ditandingi rumah jadi. Bila Anda menyiapkan hal serupa, kenali dulu siapa yang akan mendampingi prosesnya lalu telusuri pilihan layanan beserta biayanya.