2025
Kebumen, Jawa Tengah
2025
Saepul Alam, S. Ars.
Faisal Habibi, S. T.
356 m2
460 m2
3
2
Yes
No
Yes
No
Dibangun sebagai wujud bakti anak kepada orang tuanya, rumah ini menghadirkan kenyamanan bagi lansia sekaligus menjaga nilai kebersamaan dalam keluarga besar.
Terletak di perkampungan asri Kebumen, rumah ini adalah renovasi hunian milik orang tua pemilik yang berusia 80 tahun.
Sebagai seorang anak yang tinggal di Jakarta, pemilik ingin memberikan rumah yang lebih tertata, nyaman, dan estetik bagi orang tuanya. Rumah ini juga dirancang untuk tetap menjadi tempat berkumpul keluarga besar, terutama saat Lebaran dan liburan.
Dengan mempertimbangkan kebutuhan lansia, desain rumah dibuat satu lantai agar lebih ramah aksesibilitas. Area dapur menjadi pusat aktivitas karena sang ibu memiliki hobi memasak, sementara taman dan area terbuka di samping rumah memberikan ruang hijau yang menenangkan.
Renovasi ini juga dilakukan untuk mengatasi struktur rumah lama yang mulai mengalami keretakan akibat pergerakan tanah.
Tanpa pagar, fasad rumah ini terasa lebih ramah, mencerminkan keterbukaan khas rumah pedesaan.
Namun, taman depan berfungsi sebagai penghalang alami yang menjaga privasi tanpa menghilangkan kesan asri.
Jendela kaca lebar menghadirkan pencahayaan alami yang optimal serta meningkatkan sirkulasi udara agar rumah tetap sejuk.
Material batu alam dan panel kayu turut memperkuat nuansa natural yang sejalan dengan suasana perkampungan yang damai.
Masuk ke dalam rumah, suasana terang dan luas langsung terasa berkat dominasi warna-warna netral yang dipadukan dengan furnitur kayu.
Kombinasi ini menciptakan atmosfer hangat dan nyaman, mengundang penghuni untuk betah berlama-lama di dalamnya.
Ruang keluarga yang lapang memfasilitasi interaksi keluarga besar, sementara bukaan besar di beberapa titik membantu pencahayaan dan ventilasi alami.
Salah satu elemen paling unik dari Omah Pawon adalah keberadaan dapur tradisional dengan konsep "Pawon." Meski rumah ini berkonsep modern, dapur kotor tetap dipertahankan lengkap dengan tungku kayu bakar.
Selain berfungsi sebagai tempat memasak, area ini menjadi simbol kebersamaan dan tradisi Jawa, di mana aroma masakan yang diolah dengan cara tradisional menciptakan nostalgia dan kehangatan bagi seluruh keluarga.
Omah Pawon bukan sekadar rumah, tetapi wujud kasih sayang seorang anak kepada orang tuanya.
Dengan desain modern yang tetap mempertahankan akar budaya, rumah ini menjadi tempat yang nyaman bagi lansia serta ruang berkumpul yang menyenangkan bagi keluarga besar.
Di sini, dapur bukan hanya tempat memasak, melainkan jantung rumah yang menyatukan keluarga dalam kehangatan dan kebersamaan.